//edited by felixw //

Oh Nasib Illegal Immigrant

Suara Pembaca — By administrator on March 23, 2010 at 1:09 am

Saya masih ingat  ada tertulis di dalam injil :

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. (Yoh 13:34)

Tetapi entahlah, bertahun-tahun tinggal di negri amerika, saya merasakan bahwa pesan Yesus itu jarang di jalankan oleh orang amerika. Padahal slogan mereka jelas sekali berkata dalam pledge of allegance : We are the nation under God.
Meskipun tak tampak di depan mata, namun sinisme, dan kebencian tampak nyata ketika saya membaca berita-berita mengenai immigran dan reformasi immigrasinya. Komen yang penuh caci maki kepada kaum illegal telah membuat saya muak dan mau muntah. Bahkan ada perasaan ketika saya datang ke gereja, mereka yang duduk di dalam gereja seketika menghakimi saya sebagai  ‘illegal’ atau ‘criminal’ hanya karena saya terlihat ‘berbeda’.

Perlakuan tak adil di tempat kerja pun kadang terasa sekali. Sesekali kita dilarang untuk berbicara dalam bahasa kita selain english. Dilarang untuk ngobrol bersama teman, tetapi ketika kaum mereka ngobrol, tak ada satu orangpun yang menegor.

Entahlah, mungkin ini hanya perasaan saya saja, mudah-mudahan perasaan ini adalah perasaan yang salah.
Tapi yang pasti sekarang ini saya bersukur sekali karena Yesus tidak pernah berkata di dalam injilnya begini :

“Kasihilah sesamamu kecuali mereka yang  illegal “

Coba kalau Yesus memerintahkan begitu, bisa parah keadaan kita di amerika. Kalau sudah begini, mendingan ke hongkong sajaaaaa

Penulis: Fw

Leave a Reply

Trackbacks

Leave a Trackback